Sepasang bayi kembar di Vietnam dipastikan memiliki dua ayah yang berbeda, seperti disampaikan asosiasi genetika setempat kepada BBC.
Kembar tersebut sudah menjalani uji coba DNA setelah keluarga melihat kedua bayi tampak berbeda satu sama lain.
Kasus kembar dengan dua ayah yang dikenal sebagai heteropaternal superfecundation tergolong amat langka dan tidak banyak diketahui masyarakat umum.
Hal itu terjadi karena sel telur seorang perempuan dibuahi oleh sperma dua orang pria dalam selang waktu yang singkat.
Profesor Le Dinh Luong -presiden Asosiasi Genetika Vietnam yang melakukan uji coba DNA- mengatakan hasil pemeriksaan ‘100% benar’ untuk kembar, yang menurutnya ‘amat jarang terjadi’.
“Tak sampai 10 kasus yang diketahui tentang kembar dari ayah berbeda di seluruh dunia. Mungkin ada kasus-kasus lain, namun orang tua atau kembar tersebut tidak tahu atau tidak mau mengungkapkannya,” jelas Prof Le kepada wartawan BBC Vietnam, Nga Pham.
Dia menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut karena kerahasiaan pasien namun menambahkan ‘tempat, nama, dan waktu’ yang dilaporkan oleh sejumlah media tidak benar.
Media Vietnam melaporkan ‘kembar yang tidak mirip ini’ awal bulan Maret dengan mengutip keluarga yang berpendapat salah seorang bayi tidak mirip dengan saudara dan orang tuanya.
Sekilas tentang heteropaternal superfecundation
- Superfecundation merujuk pada pembuahan banyak sel telur dari hubungan seksual yang berbeda dan heteropaternal berarti dibuahi oleh lebih dari seorang ayah
- Hal ini terjadi jika seorang perempuan menghasilkan beberapa sel telur pada masa subur yang dibuahi beberapa pria dalam selang beberapa hari
- Juga bisa terjadi jika seorang perempuan memiliki dua masa subur dalam waktu dekat dan kedua sel telur dibuahi pria berbeda
- Kasus ini amat jarang dan terakhir dilaporkan tahun 2015 pada kembar perempuan di New Jersey, Amerika Serikat
- Media Turki melaporkan kasus serupa atas kembar laki-laki tahun 2010